Mitra Bentala.or.id – Kelompok Petani Kopi di Dusun Way Kandis, Desa Kampung Baru, yang telah dikenal sebagai pemasok utama ‘Kopi Tirto – Kopi Konservasi’, kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan. Sebagai kelompok yang telah konsisten menerapkan praktik pertanian regeneratif, mereka kini melangkah lebih jauh dalam mencari solusi inovatif di lapangan.

Kelompok ini memiliki peran sentral dalam ekosistem kopi lokal, di mana mereka tidak hanya menjadi pemasok untuk merek kopi konservasi yang sudah dikenal, tetapi juga menjadi pemasok bahan baku utama untuk produk kopi yang diolah oleh Kelompok Perempuan ISM Kumbang Tanjung.

Apresiasi dan dampak positif program ini dirasakan langsung oleh para anggota. Ajun, Ketua Kelompok Petani Kopi Way Kandis, memberikan testimoninya, “Program pendampingan ini benar-benar mengubah cara kami bertani dan mengolah kopi. Dulu, kami kesulitan dalam proses pasca panen. Sekarang, dengan adanya fasilitas seperti mesin huller, Pulper dan greenhouse Penjemuran, kualitas kopi kami jauh lebih terjamin dan nilainya meningkat. Kami tidak hanya belajar cara menghasilkan kopi yang baik, tetapi juga cara menjaga tanah dan air melalui teknik seperti rorak. Kami sangat berterima kasih dan antusias.”

Membangun di atas keberhasilan tersebut, pertemuan koordinasi bersama tim pendamping dari Mitra Bentala dan KMM pada pertengahan Juni 2025 lalu berfokus untuk mengatasi tantangan berikutnya: menjaga kualitas premium biji kopi dari serangan hama alami tanpa menggunakan pestisida kimia.

Menjawab tantangan tersebut, Mitra Bentala mengusulkan sebuah langkah inovatif yang disambut baik oleh kelompok: rencana uji coba (demplot) pestisida nabati hasil Inovasi Taman Kehati Galih Batin. Solusi ramah lingkungan ini dipandang sebagai cara strategis untuk melindungi tanaman dan meningkatkan nilai jual hasil panen, tanpa meninggalkan prinsip pertanian berkelanjutan yang menjadi identitas mereka.

Pestisida Nabati berbahan dari Pohon Bintaro, Inovasi Produk Kelompok Kehati Galih batin

“Kelompok Way Kandis adalah bukti nyata bahwa pertanian yang selaras dengan alam itu mungkin dan menguntungkan,” ungkap salah satu perwakilan tim pendamping dari Mitra Bentala. “Uji coba pestisida nabati ini adalah langkah evolusi. Ini bukan lagi tentang memulai, tapi tentang menyempurnakan model yang sudah berhasil untuk menciptakan kopi berkualitas premium yang tangguh dan lestari.”

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, petani kopi Way Kandis terus memperkuat posisi mereka sebagai produsen kopi berkualitas yang tidak hanya berhasil secara komersial, tetapi juga menjadi penjaga kelestarian lingkungan.