MitraBentala.or.id- Bahan sisa atau sampah yang dihasilkan dari kegiatan pemenuhan kebutuhan sehari-hari merupakan bagian dari limbah rumah tangga. Keberadaan limbah rumah tangga ini menjadi perhatian banyak pihak karena dampak yang ditimbulkan untuk lingkungan dan kesehatan masyarakat. Berangkat dari masalah yang ada, Mitra Bentala melalui program Global Plastic Action Partnership (GPAP) melaksanakan sosialisasi untuk penanganan sampah plastik dan perlindungan biodiversitas bersama komunitas ibu rumah tangga di kelurahan Kota Karang, Bandar Lampung.
Kota Karang adalah kelurahan yang berada di Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, Lampung. Permasalahan sampah di Kota Karang menjadi sorotan karena volume sampah yang tinggi, terutama sampah plastik, serta dampaknya terhadap lingkungan pesisir dan laut yang mengancam tingkat keragaman ikan dan biota laut di pesisir Kota Karang, mengingat kelurahan ini berbatasan langsung dengan daerah pesisir.
Tujuan sosialisasi ini dinilai sebagai bentuk peningkatan kesadaran dan pemahaman bersama akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar dimulai dari rumah sendiri. Dampak polusi plastik mungkin tidak sepenuhnya dirasakan pada masa sekarang, namun dimasa mendatang hal ini dikhawatirkan akan mengganggu keberlanjutan biodiversitas dan kesehatan masyarakat.

Dalam sosialisasi ini peserta juga di edukasi tentang perbedaan sampah plastik organik dan non-organik disertai dengan tindakan penanganannya. Sebagai contoh, salah satu penanganan sampah organik dapat ditangani dengan membuat lubang Biopori. Beberapa peserta sudah mengetahui cara mengolah sampah namun mayoritas menyatakan sampah yang diolah hanyalah yang bernilai jual tinggi seperti kertas, kardus, dan kaca untuk dijual ke pengepul.
Dari hasil diskusi yang ada, komunitas perempuan menyampaikan beberapa hal terkait permasalahan sampah di lingkungan rumah, seperti kesadaran akan membuang dan mengolah sampah, penumpukan volume sampah, pembuatan kerajinan dari sampah daur ulang yang belum terlaksana di setiap kelurahan dan vakum nya bank sampah yang sudah dibentuk.
Maka dari itu Mitra Bentala dan komunitas perempuan berusaha untuk menyuarakan dan mensosialisasikan akan penggunaan produk plastik ke masyarakat yang lebih luas dimulai dari lingkungan rumah tangga. Selain itu, kelompok perempuan berharap akan aktifnya kembali bank sampah di Kota Karang dan terakhir, akan diadakan bersih lingkungan di Kelurahan Kota Karang yang akan diikuti oleh masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kesadaran dalam penanganan sampah plastik.



