MitraBentala.or.id— Upaya penguatan kapasitas masyarakat dalam Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Desa Kelawi semakin nyata dengan diresmikannya Sekretariat Destana Desa Kelawi. Peresmian dilakukan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Bapak Maturidi, S.H., bersama Kepala Desa Kelawi, Bapak Bahtiar Ibrahim, dan turut disaksikan oleh Mitra Bentala, Kedas Hotel & Resort, Lummay Villa & Resort, serta masyarakat Dusun Minang Rua.
Sekretariat yang berlokasi di Jalan Pariwisata, Dusun Minang Rua, merupakan bangunan milik desa yang sebelumnya tidak termanfaatkan dan kurang terawat. Melalui kolaborasi antara Mitra Bentala, BPBD Provinsi Lampung, dan BPBD Kabupaten Lampung Selatan, bangunan tersebut berhasil direnovasi dan kini siap difungsikan sebagai pusat koordinasi Destana.
Prosesi peresmian diawali dengan pemotongan pita oleh Kalaksa BPBD Lampung Selatan, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya operasional sekretariat.

Dalam sambutannya, Kalaksa BPBD Lampung Selatan, Maturidi, S.H., menyampaikan apresiasi atas terbangunnya kerja sama antara pemerintah desa, Destana, dan pihak usaha dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat. “Kami menyambut baik kerja sama antara pihak usaha dan Destana dalam upaya penanggulangan risiko bencana. Kami juga berterima kasih kepada Kepala Desa Kelawi atas dukungan pemanfaatan bangunan yang tidak terpakai untuk dijadikan sekretariat Destana,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kelawi, Bahtiar Ibrahim, menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung keberadaan dan penguatan Destana. “Pemerintah Desa Kelawi sangat mendukung keberadaan Destana demi keselamatan masyarakat. Kami memanfaatkan bangunan desa yang sebelumnya tidak terpakai agar dapat difungsikan sebagai sekretariat Destana,” jelasnya.
Direktur Eksekutif Mitra Bentala, Rizani, dalam sambutannya juga menekankan pentingnya sekretariat sebagai ruang kerja sekaligus pusat penguatan kapasitas Destana. “Kami di Mitra Bentala percaya bahwa ketangguhan masyarakat dimulai dari organisasi yang kuat dan memiliki ruang kerja yang layak. Sekretariat ini bukan hanya tempat berkumpul, tetapi pusat pembelajaran, koordinasi, dan percepatan upaya pengurangan risiko bencana di Desa Kelawi.”

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Desa Kelawi, BPBD Provinsi Lampung, BPBD Kabupaten Lampung Selatan, dan masyarakat Dusun Minang Rua. “Kolaborasi ini membuktikan bahwa ketika pemerintah, masyarakat, dan LSM bergerak bersama, upaya pengurangan risiko bencana dapat berjalan menjadi lebih efektif.” tambahnya.
Sekretariat Destana Desa Kelawi diharapkan menjadi pusat koordinasi, edukasi, dan informasi kebencanaan bagi masyarakat. Fasilitas ini akan menunjang berbagai kegiatan Destana dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana seperti tsunami, gempa bumi, dan kekeringan, yang merupakan ancaman utama di wilayah pesisir Bakauheni.

Dengan hadirnya sekretariat ini, Destana Desa Kelawi kini memiliki pondasi kelembagaan yang lebih kuat dalam menjalankan perannya. Peresmian ini juga menjadi bukti komitmen bersama untuk mewujudkan Desa Kelawi sebagai desa tangguh bencana.


