MitraBentala.or.id- Dua Desa Tangguh Bencana (Destana), yakni Desa Maja dan Desa Kelawi, menggelar Aksi Bersih Lingkungan sebagai upaya menjaga kebersihan dan mengurangi risiko bencana. Kegiatan yang dikoordinir oleh Destana ini dilaksanakan pada 19 September 2025 di Desa Maja dan 27 September 2025 di Desa Kelawi, dengan melibatkan aparatur desa, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), masyarakat, serta didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan.
Di Desa Maja, aksi bersih lingkungan dipusatkan di Lapangan Nici Mayan, Dusun 2. Lokasi ini selama bertahun-tahun menjadi tempat pembuangan sampah masyarakat, meski juga sering digunakan anak-anak untuk bermain. Sementara itu, di Desa Kelawi kegiatan berfokus di Dusun Kubang Gajah dengan membersihkan sepanjang parit yang kerap tersumbat akibat sampah dan menjadi penyebab banjir ketika musim hujan.

Tujuan dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan, menciptakan lingkungan yang sehat, serta mengurangi potensi bencana yang ditimbulkan akibat sampah, seperti banjir dan pencemaran. Ke depan, aksi bersih lingkungan akan dijadikan agenda rutin bulanan oleh Destana Desa Maja maupun Desa Kelawi.
Ketua Destana Desa Maja, Amirul, menegaskan pentingnya aksi ini untuk mengubah kebiasaan masyarakat. “Sampah yang menumpuk ini sudah bertahun-tahun. Wilayah ini adalah tempat umum dan sering digunakan untuk bermain anak-anak, namun masyarakat terbiasa menjadikannya lokasi pembuangan sampah. Oleh karena itu, bersama FPRB, aparatur desa, masyarakat, dan DLH Lampung Selatan, kami melakukan pembersihan agar lokasi ini kembali layak digunakan. Harapannya juga dapat membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan,” ujarnya.

Senada dengan itu, perwakilan DLH Lampung Selatan, Muherwan, menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. “Yang paling penting dalam menjaga lingkungan adalah kesiapan mental. Jika mental sudah siap, maka langkah selanjutnya akan lebih mudah untuk dilakukan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Destana Desa Kelawi, Toni Saputra, menyoroti dampak nyata dari sampah di parit. “Sampah-sampah yang ada di parit ini menyebabkan penyumbatan ketika hujan. Akibatnya, Dusun Kubang Gajah sering mengalami banjir. Dengan adanya aksi hari ini, kami berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan agar terhindar dari bencana banjir,” tuturnya.
Melalui aksi bersih lingkungan yang dikoordinir oleh Destana ini, Desa Maja dan Desa Kelawi menunjukkan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tangguh menghadapi risiko bencana.



