MitraBentala.or.id- Dalam rangka memperingati Hari Habitat Sedunia, Mitra Bentala kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menginisiasi kegiatan “Coastal Clean-Up” atau aksi bersih pesisir di wilayah Kelurahan Kota Karang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya ekosistem pesisir yang sehat dan berkelanjutan.

Aksi bersih yang dilaksanakan pada Sabtu, 18 Oktober 2025, berhasil menghimpun 121 peserta, terdiri dari 52 perempuan dan 69 laki-laki. Peserta berasal dari beragam unsur masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, perguruan tinggi, serta instansi pemerintahan. Antara lain dari Himatep, WALHI, AIESEC, Poltapala, Jejama, warga Kota Karang, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kelautan dan Perikanan.

Tak hanya diikuti kalangan muda, kegiatan ini juga dihadiri oleh tiga orang lanjut usia yang tetap antusias berkontribusi. Kehadiran mereka menjadi inspirasi bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak mengenal batas usia.

Selama kegiatan, para peserta menyusuri dua titik utama, yakni kawasan hutan mangrove bekas tambak seluas 0,37 hektar dan area sekitar permukiman pesisir seluas 1,1 hektar. Kawasan mangrove tersebut kini tengah dalam proses rehabilitasi, sehingga kegiatan aksi bersih ini menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan ekosistem di wilayah tersebut.

Dari hasil kegiatan, terkumpul lebih dari 65 karung sampah dengan total berat mencapai 2,5 ton, yang didominasi oleh plastik sekali pakai. Jenis sampah yang ditemukan antara lain kantong plastik, botol dan gelas plastik, styrofoam, jaring bekas, hingga kemasan makanan dan minuman. Fakta ini menegaskan urgensi pengelolaan sampah yang lebih sistematis untuk mencegah pencemaran laut dan kerusakan habitat biota pesisir.

Selain aksi bersih, kegiatan ini juga menjadi ruang edukatif dan dialog antar generasi mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Warga menyampaikan aspirasi perlunya peningkatan fasilitas tempat sampah, edukasi lingkungan bagi pelajar, serta pelatihan daur ulang yang ekonomis.

Melalui aksi ini, Mitra Bentala bersama masyarakat dan pemangku kepentingan menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan bersama dapat membawa dampak besar bagi lingkungan. Momentum Hari Habitat Sedunia pun dimaknai bukan sekadar seremonial, melainkan panggilan untuk bertindak nyata demi bumi yang lestari.

“Hari Habitat ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa banyak biota laut kehilangan tempat tinggal akibat aktivitas manusia. Sebagai aktivis lingkungan, kita perlu sadar dan bersama-sama mengembalikan habitat biodiversitas sebagaimana mestinya.” Tutur Rizani, Direktur Mitra Bentala. Bambang Heriyanto, Camat Teluk Betung Timur juga menambahkan, “Masyarakat pesisir seperti Kota Karang menunjukkan antusiasme tinggi dalam aksi bersih ini. Keresahan terhadap sampah kini terjawab melalui tindakan nyata. Kegiatan seperti ini diharapkan berkelanjutan dan dilakukan secara berkala di masa mendatang.”

Sebagai tindak lanjut kegiatan, Mitra Bentala dan masyarakat berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, terutama plastik, dengan membiasakan aksi bersih pantai secara mandiri dan berkelanjutan. Selanjutnya, melanjutkan rehabilitasi kawasan pesisir dan hutan mangrove, dengan membersihkan akar dan sedimen mangrove dari jeratan sampah plastik yang menghambat pertumbuhan ekosistem alami.