MitraBentala.or.id- Dalam rangka memperkuat tata kelola pengelolaan sampah berbasis masyarakat, Bank Sampah Kelawi Bersih di Desa Kelawi dan Bank Sampah Maja Bersama di Desa Maja menerima kunjungan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan pada Selasa (14/04/2026).

Kunjungan ini dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan monitoring, evaluasi, dan pembinaan terhadap operasional bank sampah, guna memastikan pengelolaan berjalan secara efektif, transparan, dan berkelanjutan. Selain melakukan peninjauan langsung ke lapangan, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap dokumen administrasi serta catatan operasional bank sampah selama tiga bulan terakhir.

Dalam pelaksanaannya, tim BPKP dan DLH meninjau berbagai aspek penting, mulai dari sistem pencatatan keuangan, jumlah dan perkembangan nasabah dalam tiga bulan terakhir, hingga kondisi sarana dan prasarana, termasuk tempat pemilahan sampah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional telah terdokumentasi dengan baik serta sesuai dengan standar pengelolaan yang berlaku.

Kegiatan kunjungan juga diisi dengan diskusi interaktif yang melibatkan BPKP, DLH, pengelola bank sampah, serta aparatur desa. Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu strategis menjadi pokok bahasan, di antaranya:

  • Perkembangan jumlah nasabah bank sampah dalam tiga bulan terakhir sebagai indikator partisipasi masyarakat;
  • Mekanisme pengurusan kelembagaan, termasuk pembentukan Surat Keputusan (SK) pengelola bank sampah, di mana untuk skala kelompok disarankan cukup melalui SK Kepala Desa;
  • Proses pemilahan sampah, khususnya dalam mengidentifikasi jenis sampah yang memiliki nilai ekonomis;
  • Sumber pendanaan, baik dari pemerintah maupun peluang dukungan dari pihak lain seperti program Corporate Social Responsibility (CSR);
  • Riwayat kegiatan sosialisasi bank sampah kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi;
  • Rata-rata pendapatan atau hasil ekonomi yang diperoleh bank sampah setiap bulan;
  • Ketersediaan dan kelayakan fasilitas tempat pemilahan sampah sebagai penunjang operasional.

Melalui diskusi tersebut, berbagai masukan dan rekomendasi disampaikan oleh tim BPKP dan DLH guna meningkatkan kualitas pengelolaan bank sampah, baik dari aspek kelembagaan, administrasi, maupun keberlanjutan usaha. Pengelola bank sampah juga diberikan arahan teknis terkait pentingnya pencatatan yang tertib, penguatan partisipasi masyarakat, serta optimalisasi potensi ekonomi dari pengelolaan sampah.

Kegiatan ini turut didampingi oleh aparatur Pemerintah Desa Kelawi dan Desa Maja, yang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Sinergi antara pemerintah desa, pengelola bank sampah, dan instansi terkait diharapkan mampu mendorong penguatan peran bank sampah sebagai solusi pengelolaan sampah sekaligus sumber nilai ekonomi bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *