MitraBentala.or.id- memperkuat komunikasi dengan memfasilitasi kegiatan pertemuan Forum Komunikasi Nelayan Tradisional Pesisir Timur Lampung (Forkom Nettral) tingkat provinsi pada 20–22 Januari 2026 di Bandar Lampung. Pertemuan ini diikuti oleh 31 peserta yang terdiri dari pengurus Forkom Nettral tingkat provinsi dan kabupaten, perwakilan nelayan dari Kabupaten Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Tulang Bawang, serta perwakilan pemangku kepentingan terkait. Agenda pertemuan meliputi evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan, pembahasan tantangan yang dihadapi forum, serta penyusunan rencana kerja Forkom Netral tahun 2026.
Ketua Forkom Nettral Provinsi Lampung, Miswan, menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang penting bagi nelayan untuk saling belajar dan menyatukan langkah. “Perikanan berkelanjutan menjadi semangat bersama. Kita ingin ikan tetap kaya, laut tetap melimpah, dan nelayan sejahtera. Hal ini dapat kita wujudkan melalui kerja sama antara nelayan, masyarakat, dan dukungan pemerintah. Karena itu, penting bagi kita untuk saling belajar dan menyatukan langkah melalui program kerja yang kita susun,” ujarnya.

Direktur Mitra Bentala, Rizani, S.P., M.Si., menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan nelayan dalam menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya pesisir. “Forkom Nettral memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara nelayan dan para pemangku kepentingan. Sejauh ini, kelompok-kelompok nelayan sudah menunjukkan dampak positif dan mampu menjaga hubungan dengan berbagai pihak. Saya berharap konsistensi ini dapat terus terjaga,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Ir. Liza Derni, M.M., menyampaikan apresiasinya terhadap keaktifan Forkom Nettral, sekaligus menekankan pentingnya pelaporan kegiatan. “Forkom Nettral sudah berjalan dengan baik, namun saya mengharapkan ke depan seluruh kegiatan dapat dilaporkan secara rutin. Laporan tidak hanya berisi permasalahan, tetapi juga keberhasilan dan aktivitas yang telah dilakukan oleh Forkom Netral,” ungkapnya.

Selain evaluasi dan perencanaan program, pertemuan ini juga membahas penegasan tugas dan fungsi kepengurusan, mekanisme koordinasi antara forum kabupaten dan provinsi, serta penguatan alur komunikasi internal organisasi.
Melalui pertemuan ini, Forkom Nettral diharapkan semakin solid dan mampu berkontribusi nyata dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan, khususnya pada komoditas rajungan yang menjadi andalan ekonomi masyarakat Pesisir Timur Lampung.



